Model Pembelajaran Kooperatif
Pembelajaran kooperatif atau cooperative learning merupakan istilah umum untuk
sekumpulan strategi pengajaran yang dirancang untuk mendidik kerja sama
kelompok dan interaksi antarsiswa. Tujuan
pembelajaran kooperatif setidak-tidaknya meliputi tiga tujuan pembelajaran,
yaitu hasil belajar akademik, penerimaan terhadap keragaman, dan pengembangan
keterampilan sosial.
Strategi ini berlandaskan pada teori belajar Vygotsky (1978, 1986) yang menekankan pada
interaksi sosial sebagai sebuah mekanisme untuk mendukung perkembangankognitif. Selain itu, metode ini juga didukung
oleh teori belajar information processing dan cognitive
theory of learning. Dalam
pelaksanaannya metode ini membantu siswa untuk lebih mudah
memproses informasi yang diperoleh, karena proses encoding akan didukung dengan interaksi yang terjadi dalam Pembelajaran
Kooperatif. Pembelajaran dengan metode Pembelajaran Kooperatif dilandasakan
pada teori Cognitive karena menurut teori ini interaksi bisa mendukung
pembelajaran.
Metode pembelajaran kooperatif learning
mempunyai manfaat-manfaat yang positif apabila diterapkan di ruang kelas.
Beberapa keuntungannya antara lain : mengajarkan siswa menjadi percaya pada
guru, kemampuan untuk berfikir, mencari informasi dari sumber lain dan belajar
dari siswa lain ; mendorong siswa untuk mengungkapkan idenya secara verbal dan
membandingkan dengan ide temannya; dan membantu siswa belajar menghormati siswa
yang pintar dan siswa yang lemah, juga menerima perbedaan ini.Ironisnya, model
pembelajaran kooperatif belum banyak diterapkan dalam pendidikan walaupun orang
Indonesia sangat membanggakan sifat gotong royong dalam kehidupan
bermasyarakat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar